Peran orangtua saat anak masih di dalam kandungan adalah mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan dan diperlukan tidak hanya untuk sang buah hati juga sang ibu saat persalinan tiba. Banyak hal yang harus dipersiapkan menjelang persalinan. Tentu saja kita semua paham dan terbiasa dengan ritual membeli baju bayi, perlengkapan mandi dan lain-lainnya. Banyak pilihan dan dengan akses yang terbuka saat ini, sungguh mudah mendapatkan barang-barang yang diinginkan baik melalui pembelian secara online dan offline.
Sebagai orangtua baru, tentunya kegiatan membeli barang bayi sebelum sang buah hati lahir dirasakan sebagai kegiatan yang menyenangkan. Menebak-nebak seperti apa nanti jika handuk bercorak hewan ini dipakai oleh si jabang bayi setelah mandi, dan betapa lucunya sepatu pink ini dipakai sang anak nantinya.
Berikut adalah barang-barang yang dibutuhkan dan wajib dibeli sebelum anak lahir (pun orangtua tidak perlu membeli sendiri, menjadikannya wish list kado adalah salah satu cara untuk persiapan yang lebih cermat) :
A. Hospital Bag
Yang dimaksud dengan hospital bag adalah tas yang berisi barang-barang untuk dibawa pada saat bersalin. Sifatnya dapat dibawa kapanpun, terutama di saat emergency. Kita tidak tahu kapan sang buah hati lahir, apakah sebelum atau setelah Hari Perkiraan Lahir (HPL). Untuk itu perlu mempersiapkan sebuah atau 2 buah tas yang diletakkan di ruang dekat pintu keluar rumah atau di dalam mobil sehingga sewaktu-waktu persalinan akan dimulai, orangtua dapat menghemat waktu packing ke Rumah Sakit karena sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. Apa saja isi Hospital Bag?
- Tas, Orangtua bisa memilih diaper bag yang nanti akan dipakai seterusnya Ketika membawa bayi bepergian. Tas berbentuk Backpack atau koper juga bisa, koper tentu akan lebih muat banyak. Pilih tas yang banyak kompartemen untuk penyimpanan serta tas yang mudah diangkat / dibawa sehingga tidak mengganggu mobilitas. Hindari tas
- Isi hospital bag sebetulnya lebih kepada barang-barang yang akan digunakan ibu selama di RS. Barang-barag yang dibutuhkan adalah :
a.) Pakaian dalam (bra menyusui, celana dalam khusus ibu hamil). Selama 3 hari di RS diperlukan 3 pasang pakaian dalam.
b.) Pakaian ganti (disarankan berbentuk piyama atau kimono, dengan kancing atau resleting yang gampang dibuka saat menyusui). Pakaian ganti biasanya dipakai setelah ibu bisa mandi, sebelum itu biasanya ibu menggunakan pakaian dari RS. Untuk 3 hari di RS diperlukan 2 macam baju, 1 untuk selama di RS dan 1 untuk dipakai pulang.
c.) Popok dewasa. Selama masa nifas pasca melahirkan, ibu biasanya mengeluarkan darah nifas, hal ini wajar terjadi baik pada persalinan normal atau Caesar. Disarankan untuk menyiapkan popok dewasa karena lebih mudah menggantinya daripada maternity pad (pembalut bersalin), selain itu menampun lebih banyak darah dan lebih efisien (tidak perlu menggunakan celana dalam lagi). Untuk 3 hari di RS diperlukan kira-kira sebanyak 5-8 buah popok dewasa, orangtua dapat membeli lebih banyak untuk persediaan di rumah.
d.) Bengkung / Stagen / Gurita. Bagi ibu dengan persalinan normal, menggunakan stagen sudah menjadi kebiasaan turun temurun untuk memperlancar peredaran darah pasca melahirkan serta mempecepat pemulihan. Namun tidak hanya untuk ibu dengan persalinan normal saja, bagi ibu dengan persalinan Caesar menggunakan stagen dapat membantu menimalisir rasa nyeri di bekas jahitan serta mempercepat pemulihan. Jangan memakai stagen dengan harapan perut lansung menjad langsing karena perut pasca melahirkan baru akan mengecil seara alami setelah usia anak 30 hari. Perlu diketahui untuk memakai stagen harus dilakukan oleh perawat di RS.
e.) Nipple cream (krim untuk putting payudara). Krim ini berguna untuk merawat putting yang lecet saat awal proses menyusui. Hal ini sering terjadi, namun dapat dihindari dengan perlekatan menyusui yang benar. Di beberapa rumah sakit, ibu akan mendapatkan sesi khusus dengan konselor laktasi untuk mendapatkan ilmu dan tanya jawab seputar menyusui.
f.) Botol air minum & cemilan. Karena lebih mudah menggunakan botol daripada gelas dari RS, botol bisa diletakkan di ujung Kasur dan tidak tumpah. Pilih cemilan yang bernutrisi dan mengenyangkan, seperti : kacang-kacangan, biskuit, sereal dan coklat. Hindari mi instan dan cemilan bergaram tinggi karena akan mempengaruhi tekanan darah menjadi tidak stabil.
g.) Tisu kering & tisu basah. Kedua jenis tisu ini penting untuk disimpan di dalam hospital bag. Pilih jenis tisu basah non alcohol & non parfum.
h.) Alat mandi, seperti : sikat gigi, sabun pembersih muka, sabun, shampoo, deodorant. Handuk disediakan oleh pihak RS. Hindari menggunakan wewangian dan deodorant mengandung alcohol, karena pada saat menyusui atau skin to skin anak akan terpapar dengan bahan kimia tersebut. Beberapa anak memiliki alergi terhadap bahan-bahan kimia tertentu. - Selain barang-barang untuk ibu, perlu dipersiapkan juga barang-barang untuk calon buah hati, seperti :
a.) Baju, topi, kaos kaki (socks), kaos tangan (mitten) dan kain bedong ganti. Biasanya bayi baru lahir membutuhkan pakaian atasan, kaos tangan (hand mitten) dan kaos kaki (socks) dan bawahannya memakai popok, kemudian dibalut dengan kain bedong. Bayi pun diberikan topi untuk menjaganya tetap hangat.
b.) Popok. Bawa popok untuk selama 3 hari di RS, biasanya RS menanyakan apa sedia popok sendiri? Kalau tidak, RS menyediakan dan nanti popok tersebut akan masuk ke dalam billing tagihan RS. Jangan lupa jika membeli popok untuk hospital bag, pilih popok ukuran NB (newborn) dengan perekat (bukan popok celana) sehingga lebih mudah membersihkan dan lebih nyaman untuk sang bayi saat proses menggantinya. Penggunaan popok kain juga baik, hanya saja pihak RS tidak menyediakan jasa laundry untuk popok kain yang kotor, dan dibutuhkan banyak popok kain disebabkan bayi baru lahir sering buang air kecil. Pilihan popok ini dikembalikan kepada pertimbangan orangtua.
c.) Kain Gendongan. Mulai belajar baby-wearing atau menggendong anak dengan kain. Banyak merk gendongan kain yang direkomendasikan untuk bayi baru lahir seperti gendongan geos sampai yang harga mahal seperti baby k-tan. Manfaat dari menggendong anak menggunakan kain ini adalah proses bayi beradaptasi dengan dunia baru, namun masih merasakan hangatnya kulit sang ibu dan dapat mendengar detak jantung ibu sama seperti di dalam kandungan, baby-wearing menjaga mood bayi tetap tenang dan nyaman. Disarankan menggendong tanpa memakai baju sehingga terjadi skin-to-skin-contact antara bayi dan ibu. Ayah juga dapat melakukan hal yang sama menjadikan proses pengikatan (bonding) bayi dengan ayah lebih mudah.
d.) Peralatan pumping (memompa ASI). Untuk kebutuhan bayi di kondisi tertentu seperti bayi perlu dirawat di ruang terpisah dengan ibu seperti NICU / perinatology (biasanya disebabkan bayi kuning / jaundice), ibu perlu tetap menghasilkan ASI untuk sang bayi. Berbagai merk pompa ASI dijual saat ini, baik manual dan elektrik. Jangan lupa membawa perlengkapan mencuci alat-alat pompa seperti sabun dan sikat.
(bersambung)